FEB UT Selenggarakan Webinar RISE Series #1: Strategi Menemukan Topik Riset dan Jurnal Bereputasi

Tangerang Selatan, 9 Juni 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah melalui penyelenggaraan Webinar RISE (Research & Innovation for Scholarly Excellence) Series #1 dengan tema “Dari Ide ke Publikasi: Strategi Menemukan Topik Riset dan Jurnal Bereputasi”. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Ruang Sidang FEB Lantai 3 dan melalui Zoom Meeting, serta diikuti oleh dosen FEB UT dari berbagai program studi.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT). Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penelitian dan publikasi ilmiah merupakan salah satu tugas utama dosen yang perlu terus dijaga di tengah berbagai aktivitas akademik dan administrasi. Melalui Webinar RISE, FEB UT berupaya menghadirkan ruang pembelajaran dan pengingat bagi dosen untuk terus aktif menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan dipublikasikan pada jurnal bereputasi. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas riset dosen serta mendorong peningkatan publikasi pada jurnal internasional bereputasi.

Selain itu, Dr. Meirani Harsasi mengajak seluruh dosen untuk memanfaatkan kegiatan ini tidak hanya sebagai forum berbagi pengetahuan, tetapi juga sebagai langkah awal menghasilkan publikasi yang konkret. Beliau menyampaikan bahwa pada akhir Juni 2026 FEB UT akan kembali menghadirkan kegiatan serupa dengan narasumber dari Universiti Malaya yang akan memberikan masukan terhadap draft artikel dosen. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas manuskrip sekaligus mendorong lebih banyak publikasi pada jurnal internasional bereputasi.

Webinar ini menghadirkan narasumber, Achmad Rifa’i, S.Pd., M.Sc., Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Terbuka yang aktif menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Sementara itu, M. Fakhri Al-Kahfi, M.A., Dosen Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Terbuka sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi sepanjang kegiatan.

Dalam pemaparannya, Achmad Rifa’i menjelaskan bahwa proses publikasi ilmiah yang baik dimulai dari kemampuan peneliti menemukan ide dan topik riset yang relevan. Menurutnya, sumber ide penelitian dapat berasal dari berbagai fenomena global maupun nasional yang sedang berkembang, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), transisi energi, ketahanan pangan, transformasi digital, geopolitik, hilirisasi industri, hingga berbagai kebijakan pemerintah yang menjadi perhatian publik dan akademisi. Topik-topik tersebut dinilai memiliki daya tarik tinggi karena relevan dengan isu-isu terkini yang banyak menjadi perhatian editor jurnal internasional.

Selain fenomena aktual, Achmad Rifa’i juga menekankan pentingnya memanfaatkan future research direction yang terdapat pada artikel-artikel ilmiah sebagai sumber inspirasi penelitian. Bagian keterbatasan penelitian (research limitation) dan rekomendasi penelitian lanjutan dapat menjadi titik awal untuk menemukan topik yang memiliki peluang publikasi lebih besar karena mampu menjawab pertanyaan yang belum terjawab dalam penelitian sebelumnya.

Lebih lanjut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengidentifikasi research gap dan novelty sebagai dasar penyusunan penelitian yang berkualitas. Achmad Rifa’i menjelaskan bahwa research gap dapat berupa kesenjangan empiris, kontekstual, metodologis, maupun kebijakan. Melalui berbagai contoh kasus, peserta diajak memahami bagaimana mengubah fenomena yang berkembang di masyarakat menjadi pertanyaan penelitian yang memiliki kontribusi akademik yang jelas dan kebaruan yang kuat.

Achmad Rifa’i juga membahas strategi publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Ia menjelaskan berbagai manfaat publikasi internasional, mulai dari meningkatnya visibilitas hasil penelitian, peluang sitasi yang lebih tinggi, pengembangan jejaring akademik, hingga dukungan terhadap pengembangan karier dosen dan kenaikan jabatan fungsional. Menurutnya, publikasi pada jurnal internasional tidak hanya memperkuat rekam jejak akademik dosen, tetapi juga membuka peluang untuk terlibat sebagai reviewer maupun mitra kolaborasi penelitian pada tingkat internasional.

Kemudian, Achmad Rifa’I menyampaikan berbagai aspek penting dalam memilih jurnal tujuan, seperti kuartil jurnal, indeksasi Scopus, reputasi penerbit (publisher), acceptance rate, kecepatan proses review, hingga skema Article Processing Charge (APC). Selain itu, Achmad Rifa’i mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam memilih jurnal tujuan publikasi. Dosen perlu memastikan bahwa jurnal yang dipilih masih aktif terindeks pada basis data bereputasi serta dikelola oleh penerbit yang kredibel untuk menghindari risiko publikasi pada jurnal predator yang dapat merugikan penulis di kemudian hari.

Sebagai bagian dari praktik, peserta diajak mengeksplorasi berbagai platform pencarian jurnal seperti Elsevier Journal Finder, Springer Journal Suggester, dan Taylor & Francis Journal Suggester. Peserta juga diajak memahami cara memanfaatkan call for papers, special issues, serta berbagai metrik jurnal untuk menemukan tujuan publikasi yang sesuai dengan topik penelitian yang dimiliki.

Melalui kegiatan ini, FEB UT berharap para dosen semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, sekaligus memperluas kontribusi akademik dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan ekonomi, bisnis, dan sosial di tingkat nasional maupun internasional.

Webinar RISE Series merupakan salah satu program pengembangan kapasitas akademik dosen FEB UT untuk mendukung terciptanya ekosistem riset yang produktif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.

Sumber Foto: Dokumentasi FEB UT