Torehan gemilang kembali diukir Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka! Membuka lembaran semester kedua tahun 2026 dengan langkah percaya diri di kancah global, FEB UT sukses menembus batas geografis dengan menghadirkan dua akademisi intelektualnya, Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si. dan Dr. Halim Dedy Perdana, S.E., M.SM., sebagai Invited Speaker dalam gelaran bergengsi 2026 Summer International Conference di Daejeon, Korea Selatan yang merupakan sebuah pengakuan istimewa dan menegaskan posisi FEB UT sebagai institusi pendidikan jarak jauh berkelas dunia.

Konferensi internasional yang digelar oleh Korean Association for Local Government Studies (KALGS) ini bukan sembarang forum. Diselenggarakan pada 27–28 Agustus 2026 di markas megah Korea Railroad Corporation Headquarter, ajang tahunan ini menjelma menjadi ruang pertemuan strategis bagi lebih dari 200 akademisi, pejabat pemerintahan, dan praktisi lintas negara yang bertukar gagasan demi kemajuan dunia usaha dan pembangunan wilayah, baik dalam skala nasional maupun internasional.
Di tengah gemerlap forum global tersebut, Dr. Meirani Harsasi memaparkan gagasan tajam mengenai peran strategis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan ASEAN sebagai lokomotif pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Ia menegaskan bahwa dengan jumlahnya yang masif di setiap negara, UMKM memiliki kekuatan dahsyat untuk menjadi motor penggerak produksi hijau sebagai kunci utama keberlanjutan lingkungan sekaligus penguat fondasi ekonomi nasional negara-negara ASEAN.
Tak kalah menggugah, Dr. Halim Dedy Perdana membawakan pemikiran visioner bertajuk “Green Sociopreneurship for the SDGs Implementation in Indonesia“. Dengan lantang, ia mengangkat nilai luhur gotong-royong sebagai kearifan lokal Indonesia yang menjadi senjata ampuh bagi UMKM daerah dalam mengakselerasi pencapaian SDGs.
Kedua akademisi hebat ini diundang khusus oleh KALGS untuk unjuk gagasan dalam sesi tematik “Localizing the Sustainable Development Goals’ Implementation: the Role of Local Governments and Local Communities“, sebuah panggung yang membuktikan bahwa suara FEB UT kini didengar dan diperhitungkan di forum akademik paling elite sekalipun.

Pencapaian gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa jalinan kemitraan yang dibangun dengan tulus dan konsisten mampu membuka pintu kepercayaan dunia internasional terhadap kapasitas intelektual dosen FEB UT. Semoga langkah membanggakan ini menjadi pemantik semangat untuk terus melambungkan nama FEB Universitas Terbuka sebagai institusi pendidikan jarak jauh yang semakin gemilang dan disegani di kancah global!




