Kuta, Bali – Program Studi S1 Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Terbuka (UT) berpartisipasi aktif dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perkumpulan Program Studi Kewirausahaan Indonesia (APSKI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Bali pada 22–23 Juli 2026. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Terbuka dalam memperkuat pendidikan kewirausahaan, memperluas jejaring kolaborasi nasional maupun internasional, serta mendukung pengembangan ekosistem kewirausahaan Indonesia.
Delegasi Universitas Terbuka dipimpin oleh Dr. Meirani Harsasi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, didampingi Dr. Hendrian, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Kelembagaan (Wakil Rektor IV), serta diikuti oleh Dr. Maya Maria, S.E., M.M., Ketua Program Studi S1 Kewirausahaan, Dr. Yanuar Trisnowati, S.E., M.M. dan Dr. Halim Dedy Perdana, S.E., M.SM. dosen Program Studi S1 Kewirausahaan FEB UT. Kehadiran delegasi UT menunjukkan komitmen institusi dalam mendorong lahirnya lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu menciptakan wirausaha berdampak.
Pada 22 Juli 2026, rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, koordinasi panitia, dan konsolidasi anggota APSKI sebagai persiapan pelaksanaan Rakernas. Pada awal agenda para delegasi mengikuti pembukaan Rakernas sekaligus Konferensi Internasional APSKI 2026, yang menghadirkan para akademisi dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas perkembangan pendidikan kewirausahaan global dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Pada 23 Juli 2026, peserta mengikuti seminar nasional bertema “Transforming Entrepreneurship Education through Artificial Intelligence” yang menghadirkan Prof. Badri Munir Sukoco, Ph.D. (Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek), Dr. M. Riza Damanik, Ph.D. (Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI), dan Haekal Dzaky dari Bank Indonesia. Forum ini membahas transformasi pendidikan kewirausahaan melalui pemanfaatan Artificial Intelligence, penguatan ekosistem inkubator bisnis, implementasi Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional, serta sinergi perguruan tinggi dengan Program SAPA UMKM.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pertemuan strategis antara APSKI, Kementerian UMKM, dan Kemendiktisaintek untuk memperkuat kolaborasi pengembangan kewirausahaan nasional. Selain itu dilakukan penyampaian dokumen kerja sama dengan Teesside University serta penjajakan kolaborasi internasional bersama UID sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan inovasi kewirausahaan di perguruan tinggi anggota APSKI.
Rakernas tersebut juga membahas program kerja APSKI melalui sidang pleno, forum diskusi bersama para pemangku kepentingan, serta penguatan jejaring antarprogram studi kewirausahaan di Indonesia. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan International UMKM APSKI bertema Inclusive Social Entrepreneurship bersama pelaku UMKM di Bali yang memperkenalkan praktik kewirausahaan sosial dan pengembangan UMKM berbasis kolaborasi.
Salah satu keputusan penting Rakernas APSKI 2026 adalah penetapan Universitas Terbuka sebagai tuan rumah Rakernas APSKI Tahun 2027. Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan APSKI terhadap Universitas Terbuka sekaligus pengakuan atas kontribusi Program Studi S1 Kewirausahaan FEB UT dalam pengembangan pendidikan kewirausahaan di Indonesia. Penyelenggaraan Rakernas APSKI 2027 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi, pemerintah, industri, dan mitra internasional dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang semakin inklusif dan berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan dalam seluruh rangkaian kegiatan APSKI 2026, Program Studi S1 Kewirausahaan FEB Universitas Terbuka semakin memperkuat jejaring nasional dan internasional, memperoleh berbagai praktik baik dalam pengembangan pendidikan kewirausahaan berbasis Artificial Intelligence, memperluas peluang kolaborasi dengan pemerintah dan mitra luar negeri, serta mempersiapkan diri menjadi penyelenggara Rakernas APSKI 2027. Momentum ini diharapkan semakin memperkokoh posisi Universitas Terbuka sebagai salah satu perguruan tinggi yang berperan aktif dalam membangun ekosistem kewirausahaan Indonesia yang inovatif, inklusif, dan berdampak.




