Dari dapur kecil rumahan, lapak digital sederhana, hingga produk lokal yang dirintis sambil kuliah, mimpi besar itu kini mulai menemukan jalannya. Universitas Terbuka tengah menyiapkan langkah baru: membawa mahasiswa tidak hanya lulus dengan gelar, tetapi juga tumbuh sebagai entrepreneur muda yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan global. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia lewat Program Campuspreneur, UT mulai membangun ekosistem kewirausahaan kampus berbasis ekspor yang menyentuh langsung denyut usaha mahasiswa di berbagai daerah.
Program Campuspreneur merupakan inisiatif strategis Kemendag RI untuk mencetak wirausaha muda inovatif, kompetitif, dan siap menembus pasar global melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Program ini dirancang sebagai inkubator sekaligus akselerator bisnis yang membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkembang, mulai dari penguatan produk, pelatihan, pendampingan, hingga akses jejaring pasar ekspor.
Dalam implementasinya, program tersebut bertumpu pada empat klaster utama, yakni UMKM Bisa Ekspor, Desa Bisa Ekspor, Kemitraan UMKM, dan Campuspreneur. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dikenalkan pada standar usaha modern dan berkelanjutan, mulai dari sertifikasi halal, GMP, HACCP, hingga strategi pemasaran digital dan business matching dengan ritel modern maupun pasar internasional.






