Tangerang Selatan, 21 Mei 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT) menerima kunjungan delegasi Universiti Teknologi MARA (UiTM) Penang dalam agenda Discussion for Collaboration. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UT, didampingi oleh Olivia Idrus, S.E., M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Layanan Pembelajaran, dan Kerja Sama FEB UT, serta Pesi Suryani, M.Ak. selaku Ketua Program Studi Akuntansi Keuangan Publik, bersama para dosen dari berbagai program studi di lingkungan FEB UT. Delegasi UiTM Penang, dipimpin oleh Dr. Sitti Aminah Baharuddin (Coordinator Master in Business Administration) dan Dr. Nor Khadijah Mohd Azhari (Senior Lecturer Faculty of Accountancy) yang mewakili institusi dalam penjajakan kerja sama internasional.

Dalam sambutannya, Dr. Meirani Harsasi memperkenalkan Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi negeri berbasis pendidikan jarak jauh yang telah berdiri selama 42 tahun dan melayani mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia maupun luar negeri. Dengan sistem pembelajaran fleksibel yang didukung modul serta tutorial online, mahasiswa dapat belajar dari mana saja. Ia juga menegaskan bahwa Universitas Terbuka memiliki komitmen untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya sekaligus meningkatkan kualitas akademik melalui jejaring global. “Kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas akademik dan daya saing global. Melalui diskusi ini, kami berharap dapat membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan UiTM,” ujarnya.

Dr. Meirani Harsasi juga menyampaikan rencana penyelenggaraan konferensi internasional pada bulan Agustus (ISBEST), serta membuka peluang bagi UiTM untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik tersebut. Selain itu, beliau menegaskan bahwa kerja sama yang dibangun tidak hanya berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman (MoA), tetapi harus diikuti dengan implementasi kegiatan nyata. “Kerja sama tidak boleh hanya simbolis, harus ada aktivitas yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, dari pihak UiTM, Dr. Sitti Aminah Baharuddin menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan menjajaki peluang kerja sama sekaligus membangun kemitraan akademik antara kedua institusi. UiTM telah memiliki berbagai pengalaman kolaborasi internasional melalui program akademik, kunjungan industri, serta kegiatan pengabdian masyarakat. Selain itu, UiTM juga mengundang FEB UT untuk berpartisipasi dalam International Joint Conference on Digitalization of Sustainable Social Sciences 2026.

Lebih lanjut, Dr. Nor Khadijah Mohd Azhari menambahkan bahwa UiTM membuka peluang kolaborasi yang luas, termasuk program mobility, sistem transfer kredit, program magang internasional, matching grant untuk penelitian bersama, peran sebagai co-host atau co-organizer konferensi. UiTM menekankan bahwa setiap kerja sama yang dibangun wajib memiliki aktivitas yang terukur dan dilaporkan secara berkala sebagai bentuk komitmen institusi.
Diskusi ini membahas berbagai peluang kerja sama strategis, di antaranya joint research, joint publication, seminar dan konferensi internasional bersama, program student exchange, global classroom, visiting lecture, hingga program pengabdian kepada masyarakat lintas negara.
Selain itu, pertemuan ini turut menyoroti penguatan kapasitas akademik dosen sebagai bagian dari rencana kolaborasi antar institusi. FEB UT dan UiTM menjajaki peluang pengembangan akademik seperti studi lanjut pascasarjana, lecturer mobility, serta kolaborasi dalam pembimbingan penelitian. Peluang kerja sama ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi dosen, memperluas jejaring akademik global, serta mendorong pengembangan akademik berkelanjutan melalui berbagai program kolaborasi internasional antara FEB UT dan UiTM.

Pertemuan ini ditutup dengan harapan bersama agar diskusi yang telah dilakukan dapat segera ditindaklanjuti melalui penandatanganan kerja sama dan implementasi program konkret dalam waktu dekat.




