Tangerang Selatan, 26 Januari 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (ASPERINDO). Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin, 26 Januari 2026. Acara berlangsung di FEB Universitas Terbuka, Tangerang Selatan. Penandatanganan PKS ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi FEB-UT dengan industri logistik.
PKS ini diarahkan untuk memperkuat persiapan pembukaan Program Studi Diploma IV Manajemen Logistik. Kolaborasi difokuskan pada penguatan SDM dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Kerja sama juga diharapkan memperluas dukungan praktik bagi mahasiswa. Sinergi ini menjadi pijakan penting untuk memastikan kesiapan program vokasi. FEB UT menargetkan proses pembelajaran yang lebih aplikatif dan responsif.

Dekan FEB UT Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si. menegaskan bahwa kemitraan harus menghasilkan dampak nyata. Dampak tersebut harus terasa pada kualitas pembelajaran. Dukungan praktik menjadi perhatian utama. Hal ini selaras dengan karakter pendidikan vokasi. FEB UT menyiapkan lulusan yang siap kerja dan adaptif terhadap dinamika sektor logistik.
Kegiatan ini menghadirkan jajaran pengurus ASPERINDO. Dr. Fikri Alhaq Fachryana, S.T.P., M.M., CPSCM mewakili ASPERINDO sebagai Ketua Bidang SDM dan Pendidikan DPP ASPERINDO. Agenda ini juga diikuti Tekad Sukatno selaku Sekretaris Jenderal ASPERINDO. A. Kurtubi mewakili Bidang Organisasi dan Keanggotaan sebagai Wakil Ketua. Dony Syahrullah mewakili Bidang SDM dan Pendidikan sebagai Wakil Ketua.
Kegiatan ini diikuti pimpinan dan pengelola akademik dari FEB UT dan Sekolah Vokasi UT. Jajaran yang terlibat meliputi Dekan FEB UT Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si., Wakil Dekan II FEB UT Yeni Widiastuti, S.E., M.Si., serta Wakil Dekan III FEB UT Olivia Idrus, S.E., M.Sc. Wakil Direktur II Sekolah Vokasi UT Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M. juga mengikuti rangkaian kegiatan. Keterlibatan pimpinan memperkuat arah sinergi pendidikan dan industri. Fokusnya adalah kesiapan pembukaan Prodi DIV Manajemen Logistik.
Agenda ini juga melibatkan para pengelola program studi di FEB UT. Dr. Ami Pujiwati, S.E., M.Si. mengikuti kegiatan sebagai Kaprodi Manajemen FEB UT. Zulfahmi, S.E., M.Si. terlibat sebagai Kaprodi Ekonomi Pembangunan FEB UT. M. Fuad Hadziq, M.Si. mengikuti kegiatan sebagai Kaprodi Ekonomi Syariah FEB UT. Sejumlah dosen dari prodi Manajemen, Pariwisata dan Kewirausahaan FEB UT juga mengikuti kegiatan ini untuk memperkuat koordinasi akademik.

Dr. Fikri Alhaq Fachryana, S.T.P., mewakili ASPERINDO meberikan sambutan. Pada sambutannya, Dr. Fikri Alhaq Fachryana, S.T.P., menekankan luasnya ruang lingkup logistik. Logistik mencakup pengelolaan persediaan, pergudangan, hingga transportasi. ASPERINDO juga menyoroti peran logistik dalam menopang berbagai sektor. Termasuk dalam mendukung pertumbuhan bisnis digital. Karena itu, penguatan kompetensi SDM dipandang sebagai kebutuhan mendesak.
ASPERINDO juga menekankan pentingnya ruang praktik dalam pendidikan vokasi. Jejaring ASPERINDO di berbagai daerah dinilai dapat mendukung akses magang dan praktik industri. Dukungan tersebut penting untuk pembelajaran yang berbasis pengalaman lapangan. Selain itu, kolaborasi dapat diperluas pada kegiatan riset yang relevan dengan isu logistik. Ruang kolaborasi ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi persiapan pembukaan program studi.
Pada kesempatan yang sama, FEB UT menjelaskan mandat Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh (PTJJ). UT memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Model pembelajaran mandiri didukung layanan UT di daerah. UT pusat menyiapkan kebijakan dan sistem akademik utama. Pola ini membuka peluang kolaborasi industri menjangkau wilayah yang lebih luas.

Melalui penandatanganan PKS ini, FEB UT dan ASPERINDO sepakat melanjutkan implementasi program kerja sama. Arah implementasi menekankan penguatan SDM dan pengalaman praktik. Sinergi juga didorong untuk meningkatkan relevansi pembelajaran dan kebutuhan industri. FEB-UT menegaskan orientasi pada dampak yang terukur. Dampaknya diharapkan memperkuat kesiapan pembukaan Prodi DIV Manajemen Logistik.




