Tangerang Selatan 14 Agustus 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Terbuka melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Perkumpulan UMKM Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program PkM Nasional bertajuk “Penguatan Daya Saing Perkumpulan UMKM Kademangan, Setu melalui Pelatihan Manajemen Keuangan dan Peningkatan Nilai Tambah Produk dengan Inovasi Kemasan.” Program dilaksanakan oleh tim FEB Universitas Terbuka yang terdiri atas Muhammad Adam Sudaryanto, S.E., M.B.A.; Dr. Deni Surapto, S.E., M.Si.; Dina Noval Madurani, M.S.M.; Ledy Yolanda, M.S.M.; dan Fikri Hizryan, S.E., M.Sc. Kegiatan dirancang sebagai bentuk pendampingan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim PkM telah melakukan survei dan asesmen kebutuhan bersama mitra. Survei pertama dilakukan pada 6 Mei 2026 di Rumah Produksi Batik Setu dan dilanjutkan dengan kegiatan pemetaan kebutuhan pada 17 Juni 2026 di Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan. Melalui kegiatan tersebut, tim berdiskusi langsung dengan pelaku UMKM untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Salah satu kebutuhan yang ditemukan adalah penguatan kemampuan dalam mengelola keuangan usaha. Sebagian pelaku UMKM masih melakukan pencatatan keuangan secara manual dan sederhana sehingga belum seluruhnya memiliki informasi keuangan yang memadai sebagai dasar dalam mengevaluasi kondisi usaha dan mengambil keputusan bisnis.

Menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan pendampingan pada tahap ini difokuskan pada manajemen dan literasi keuangan UMKM. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat 14 Agustus 2026. Pelaku usaha mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha, mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran, menyusun anggaran, mengelola arus kas, serta melakukan evaluasi terhadap kondisi keuangan usaha. Peserta juga diperkenalkan dengan pencatatan dan laporan keuangan sederhana yang dapat diterapkan sesuai dengan skala usaha masing-masing, mulai dari Buku Kas Harian, Laporan Arus Kas, Laporan Laba Rugi, hingga Neraca Sederhana. Pendekatan yang sederhana dan aplikatif diharapkan membuat pelaku UMKM lebih mudah membangun kebiasaan pencatatan keuangan yang tertib dan konsisten.

Pendampingan ini tidak hanya diarahkan agar peserta mampu membuat catatan keuangan, tetapi juga memahami manfaat informasi keuangan bagi keberlangsungan usaha. Dengan pencatatan yang lebih baik, pelaku UMKM dapat mengetahui kondisi pemasukan dan pengeluaran, mengendalikan biaya, merencanakan penggunaan dana, serta memiliki dasar yang lebih kuat dalam menentukan langkah pengembangan usaha. Penguatan manajemen keuangan merupakan salah satu bagian dari rangkaian PkM FEB Universitas Terbuka bersama UMKM Kademangan, Setu. Setelah kegiatan pendampingan keuangan ini, program akan dilanjutkan dengan pendampingan pengembangan dan inovasi kemasan produk. Tahap tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik produk masing-masing UMKM.
Pendampingan kemasan nantinya diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk melalui kemasan yang lebih menarik, informatif, dan mampu memperkuat identitas usaha. Hasil pemetaan sebelumnya menunjukkan adanya peluang pengembangan kemasan pada sejumlah produk mitra, termasuk pemanfaatan identitas lokal seperti motif Batik Setu sebagai bagian dari desain dan karakter produk. Melalui pelaksanaan program secara bertahap, FEB Universitas Terbuka berharap pelaku UMKM tidak hanya semakin tertib dalam mengelola keuangan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas dan daya tarik produknya. Kombinasi antara penguatan kapasitas manajerial dan peningkatan nilai tambah produk diharapkan dapat mendukung UMKM Kademangan, Setu untuk berkembang menjadi usaha yang lebih profesional, adaptif, dan berdaya saing.

Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen Universitas Terbuka dalam menghadirkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berbasis pada kebutuhan nyata mitra serta memberikan manfaat yang dapat diterapkan secara langsung dalam pengembangan usaha masyarakat.




