Komitmen untuk terus belajar dan berkembang membawa Nela Gustina Muliawati, alumni Program Studi Manajemen (S1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT) melangkah ke panggung pendidikan internasional. Keberhasilannya terbukti nyata dengan diraihnya gelar Master of Diplomacy and International Affairs dari Georgetown University, Amerika Serikat melalui dukungan beasiswa LPDP.
Dalam menentukan perguruan tinggi untuk studi S2, Nela memulainya dengan menyelaraskan pilihan kampus dan program studi dengan tujuan karier masa depannya, bukan semata-mata mengacu pada peringkat universitas. Aspek pertimbangan utamanya meliputi relevansi kurikulum, kualitas pengajar, jejaring alumni, lokasi, serta kesempatan memperoleh pengalaman akademik maupun profesional. Ia juga menekankan pentingnya membandingkan beberapa program untuk memastikan kompetensi yang ditawarkan benar-benar mendukung rencana karier ke depan.
Perjalanan untuk meraih beasiswa LPDP dijalani Nela dengan perencanaan yang matang sejak jauh hari. Mulai dari mempelajari persyaratan dan jadwal seleksi, menyiapkan dokumen, mengasah kemampuan bahasa Inggris, hingga menyusun rencana studi. Baginya, kunci utama keberhasilan seleksi adalah memiliki landasan alasan yang kuat mengenai tujuan studi, alasan memilih program tersebut, serta kontribusi nyata yang akan diberikan bagi Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.

Pencapaian ini menjadi pembuktian manis bahwa pendidikan jarak jauh bukanlah penghalang untuk meraih mimpi setinggi-tingginya. Proses belajar di Universitas Terbuka terbukti mampu membentuk pribadi yang mandiri, disiplin, dan memiliki kemampuan manajemen waktu yang solid sebagai modal berharga dalam menghadapi tantangan di tingkat global.
Melalui pencapaiannya, Nela menitipkan pesan motivasi bagi seluruh mahasiswa dan alumni UT, “Jangan membatasi mimpi hanya karena kita berasal dari sistem pendidikan jarak jauh. Pengalaman kuliah di UT justru melatih kemandirian, disiplin, dan kemampuan mengatur waktu. Terus tingkatkan kemampuan, terutama bahasa Inggris, bangun pengalaman profesional, dan jangan takut mencoba peluang beasiswa maupun universitas di dalam dan luar negeri. Kesempatan mungkin tidak selalu datang dengan mudah, tetapi kita harus mempersiapkan diri agar siap ketika kesempatan itu datang.”
Di luar rutinitas akademik dan profesionalnya, Nela memiliki hobi belajar bahasa asing. Kegemaran ini tak hanya menjadi wadah untuk menyegarkan pikiran, tetapi juga mendukung kapasitasnya dalam berinteraksi di lingkungan global.
Capaian Nela Gustina Muliawati menunjukkan bahwa dengan kejelasan tujuan karier, persiapan yang matang sejak awal, serta keberanian untuk mengambil kesempatan, alumni Universitas Terbuka mampu melangkah jauh dan mengukir prestasi di perguruan tinggi kelas dunia.




