Komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi membawa Aditya Faqih Ihsani, alumnus Program Studi Manajemen (S1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT), melanjutkan studi ke jenjang magister di luar negeri. Pria kelahiran tahun 1996 yang saat ini berstatus sebagai Pegawai Sipil Negara (PNS) yang bertugas di Batam tersebut berhasil diterima di Monash University, Australia, pada program Master of Business melalui Beasiswa Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2024.
Dalam memilih perguruan tinggi dan program studi untuk jenjang S2, Aditya memiliki pertimbangan yang matang. Ia menyesuaikan pilihan studinya dengan minat pribadi sekaligus kebutuhan organisasi tempat ia mengabdi. Program Master of Business di Monash University dinilai sejalan dengan latar belakang pendidikan Manajemen yang dimilikinya serta relevan untuk mendukung pengembangan kompetensi profesional di masa depan.
Strategi dan Fokus dalam Meraih Beasiswa
Perjalanan meraih beasiswa bukanlah proses yang instan. Menurut Aditya, kunci utama untuk memperoleh Beasiswa Kementerian Keuangan adalah memahami secara mendalam kriteria seleksi yang ditetapkan oleh penyelenggara beasiswa, kemudian fokus untuk memenuhi seluruh persyaratan tersebut secara konsisten. Ia menekankan bahwa ketelitian dalam mempersiapkan dokumen, kesesuaian rencana studi dengan kebutuhan organisasi, serta kesiapan akademik menjadi faktor penentu dalam proses seleksi.
Pesan dan Motivasi untuk Mahasiswa dan Alumni UT
Sebagai alumnus Universitas Terbuka yang berhasil melanjutkan studi ke perguruan tinggi kelas dunia, Aditya memberikan pesan sederhana namun penuh makna bagi mahasiswa dan alumni UT yang memiliki mimpi serupa.
“Di mana ada kemauan, di situ pasti ada jalan,” tuturnya. Ia meyakini bahwa keterbatasan bukanlah penghalang selama ada niat yang kuat, perencanaan yang matang, serta kemauan untuk terus belajar dan berusaha.
Capaian Aditya Faqih Ihsani membuktikan bahwa dengan visi yang jelas dan dedikasi yang kuat, pintu pendidikan kelas dunia terbuka lebar bagi siapa saja.




