Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Terbuka terus menunjukkan komitmennya pada kualitas riset dan penguatan mutu akademik melalui dukungan penuh pada kegiatan Research Camp APSEII (Asosiasi Program Studi Ekonomi Islam Indonesia) serta sosialisasi akreditasi internasional.
Kegiatan yang digelar baru-baru ini 5-6 Mei 2026 di Lembang tersebut menjadi wadah strategis dalam memperkuat budaya riset, khususnya dalam meningkatkan kapasitas dosen menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, termasuk jurnal terindeks Scopus dan Web of Science (WoS) Thomson.

Dalam agendanya, peserta mendapatkan pendampingan intensif dari akademisi nasional, Prof Raditya Sukmana dan Tika Arundina Ph.D siap untuk submit pada jurnal internasional reputable. Ketua panitia sekaligus Kaprodi Ekonomi Syariah Universitas Terbuka, Fuad Hadziq, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran signifikan dalam akselerasi publikasi internasional, penguatan jejaring akademik, serta pendampingan langsung dari para pakar guna menciptakan lingkungan riset yang produktif dan kompetitif.
Selain penguatan riset, kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi persiapan akreditasi internasional Program Studi Ekonomi Syariah sebagai langkah strategis memperkuat daya saing global dan memastikan mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Materi penguatan akreditasi internasional AACSB dan ZEvA disampaikan oleh Neni Sri Wulandari. Kegiatan ini menitikberatkan pada penyelarasan sistem akademik dengan standar internasional, termasuk kerangka European Higher Education Area (EHEA). Koordinator acara dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Wildan, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kurikulum berbasis outcome-based education, peningkatan kompetensi dosen, serta pengembangan sistem penjaminan mutu berbasis data.
Melalui langkah ini, APSEII optimistis penguatan riset dan akreditasi internasional akan mendorong lahirnya lulusan ekonomi syariah yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan ekonomi syariah di tingkat internasional.
Editor: Fuad Hadziq




