BANDUNG – Program Studi S1 Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Terbuka (UT) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Ekonomi Hijau dan Ketahanan Digital UMKM di Bandung sebagai upaya memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendekatan inovasi, keberlanjutan, dan transformasi digital.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi S1 Kewirausahaan FEB UT dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat yang adaptif terhadap tantangan global, sekaligus mendukung penguatan ekosistem UMKM berbasis ekonomi hijau dan digitalisasi usaha.
Acara berlangsung di Bober Cafe, Jalan Riau, Bandung, pada tanggal 19 Mei 2026, dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Kewirausahaan Universitas Terbuka, Dr. Maya Maria, S.E., M.M. Kegiatan ini dihadiri oleh 13 pelaku UMKM terpilih yang mewakili tiga sektor penggerak ekonomi kreatif di Kota Kembang, yaitu sektor fashion, kuliner (makanan), serta agensi kreatif. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai tantangan dan peluang UMKM di tengah perubahan pola bisnis, perkembangan teknologi digital, serta tuntutan penerapan prinsip keberlanjutan dalam usaha.

FGD ini juga menjadi bagian penting dalam penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen Prodi S1 Kewirausahaan FEB UT. Forum ini dirancang khusus dalam rangka pengambilan data kualitatif untuk tiga judul penelitian besar yang tengah diusung oleh tim dosen Prodi S1 Kewirausahaan FEB UT berkaitan dengan tema integrasi digitalisasi, kepemimpinan, dan prinsip ekonomi hijau (green economy) sebagai berikut.
- Riset Pengembangan Model Green Economy Terapan untuk Meningkatkan Economic Resilience UMKM Berbasis Digital yang berfokus pada formulasi taktis agar UMKM digital mampu memiliki daya tahan ekonomi yang kuat melalui penerapan prinsip ramah lingkungan.
- Riset Model Penguatan UMKM Hijau berbasis Lokal dengan Pengintegrasian Tata Kelola dan Praktik Keberlanjutan Usaha yang berfokus pada tata kelola usaha yang mengawinkan potensi lokal dengan keberlanjutan jangka panjang.
- Riset Green Leadership Terapan dan Inovasi Berkelanjutan pada BUMDes & UMKM Digital yang menekankan pentingnya jiwa kepemimpinan berwawasan lingkungan dalam menstimulasi inovasi digital di tingkat daerah dan pedesaan.
Ketua Program Studi S1 Kewirausahaan FEB UT menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas pelaku usaha dan pengembangan model bisnis berkelanjutan.
“Kota Bandung memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM kreatif dan digital. Karena itu, penguatan kapasitas berbasis ekonomi hijau dan transformasi digital menjadi sangat penting agar UMKM semakin adaptif, inovatif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Selain menjadi forum diskusi dan berbagi pengalaman, kegiatan ini juga diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis dalam pengembangan UMKM berbasis ekonomi hijau yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia usaha saat ini. Melalui diskusi terarah ini, para peneliti menggali data primer, tantangan nyata di lapangan, hingga aspirasi para pelaku usaha terkait implementasi praktik bisnis hijau di era digitalisasi. Selain itu melalui kegiatan ini, UT kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung bagi penguatan ekonomi masyarakat. UT memandang bahwa sinergi antara dunia akademik dan pelaku UMKM perlu terus diperkuat agar inovasi dan hasil riset dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, serta SDG 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

FGD ini sukses menjadi jembatan awal untuk menjalin kerja sama kemitraan yang lebih erat di masa depan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan para pelaku UMKM di Bandung juga menjadi mitra strategis yang mendapatkan dampak langsung (output terapan) dari model-model bisnis berkelanjutan yang sedang dikembangkan oleh Universitas Terbuka.
Tagar:
#UniversitasTerbuka #UTBerdampak #KampusBerdampak #FEBUT #KewirausahaanUT
#FGD #EkonomiHijau #GreenEconomy #UMKM #UMKMBandung #DigitalisasiUMKM #KetahananDigital #TransformasiDigital #InovasiBisnis #SDGs #SustainableDevelopmentGoals #EkonomiBerkelanjutan




