Universitas Terbuka (UT) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Nasional Kebencanaan Tahun 2026 di Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu, 25 April 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya dalam upaya pemulihan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Bisnis UT, Dr. Hendrian, S.E., M.Si., Direktur Sekolah Vokasi UT Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., Direktur UT Padang Dr. Mery Berlian, S.P., M.Si., serta perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Agam, di antaranya Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Camat Ampek Koto, dan Wali Nagari Sungai Landia.
Dalam sambutannya, Dr. Hendrian menyampaikan bahwa kegiatan PkM ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi antara sivitas akademika, pemerintah daerah, dan masyarakat, UT berupaya membangun sistem ketahanan bencana yang berkelanjutan.
PkM ini tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga menekankan penguatan kapasitas masyarakat melalui program pendampingan selama kurang lebih tujuh bulan. Program tersebut meliputi edukasi mitigasi bencana, pelatihan relawan siaga bencana berbasis pemuda, serta pelatihan ekonomi digital dan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari strategi pemulihan ekonomi masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan, tim UT Padang menyerahkan bantuan berupa buku perpustakaan, jas hujan, tenda UMKM, pompa air, dan alat pertanian. Sementara itu, tim PkM UT Pusat turut memberikan dukungan berupa peralatan usaha untuk penguatan UMKM, yaitu 10 unit tenda jualan 3×3, 5 unit meja lipat portable, 10 unit cooler box es batu, 10 unit termos nasi kapasitas 10 liter, 10 unit dispenser air 10 liter, 10 paket kompor gas 1 tungku, 10 unit blender Miyako 3in1 kapasitas 1 liter, 10 unit kompor gas BBQ, 7 unit mesin cup sealer, serta 5 unit etalase warmer besar. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pemulihan dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini diwakili oleh Gina Destrianti Karmanto, S.E., M.A. (Ekonomi Syariah) selaku ketua dan Kharisma Azmi Yoningsih, S.Pd., M.M. (Pariwisata). Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan anggota tim PkM, yaitu Muhammad Fakhri Al-Kahfi, M.A. (Ekonomi Syariah) dan Dr. Selfiani, S.E., M.Ak., CESA., CAPM. (Magister Akuntansi).

Pemerintah Kabupaten Agam menyambut baik kegiatan ini dan menilai kehadiran UT sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi energi baru bagi masyarakat untuk bangkit, berkembang, dan lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Selain fokus pada pemulihan, kegiatan ini juga mengidentifikasi potensi Nagari Sungai Landia sebagai desa wisata berbasis alam dan kearifan lokal, yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Universitas Terbuka menegaskan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Diharapkan, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat terus berlanjut dalam mendukung pembangunan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.




